#1. Hal pertama yang barusan aku sadari soal Jakarta adalah
bahwa kamu bisa berjalan lebih cepat di banding naik motor, angkot atau
mengendarai mobil.
#2. Jangan sekali-kali mencoba mengendarai motor sendiri,
jika kamu belom mengetahui jalanan Jakarta, atau berakhir dengan kebingungan,
tersesat, dan akhirnya kecapek’an.
#3. Taxi?? Ohh, itu pilihan terakhir. Dengan macet dan jalan
yang sedikit ruwet, yang kau dapatkan adalah, diputer-puterkan sang sopir yang
kepo.
#4. Jangan berharap bisa tidur di busway. Kecuali, kamu bisa
tidur sambil berdiri dan bersiap-siap kehilangan dompet atau dompet.
#5. Kalau kalian adalah penggemar Cinta Laura Khiel atau
anti Becek, Jakarta tidak menyediakan tempat yang gak becek, bahkan di angkutan
umum sekalipun.
#6. Siapkan Headset ketika hendak jalan, atau mati bosan di
jalan.
#7. Jaket adalah kebutuhan penting yang wajib di bawa,
bisa-bisa berakhir gosong dan gak ada yang mengenalimu lagi.
#8. Makan di pinggir jalan, bukan berarti murah. Jangan harap.
Simpan dalam mimpimu saja. Hanya membuatmu menghela nafas panjang saja.
#9. Tingkat perbedaan diantara orang-orang yang benar-benar
terasa. Si sipit dan si belo, gak menyatu, gak kenal, dan menimbulkan perbedaan
derajat yang mereka buat sendiri. Membuatmu rindu dengan suasana desa.
#10. Jaga baik-baik kalau punya temen yang baik, atau kamu
harus berusaha sangat keras untuk mendapatkan penggantinya. Apalagi dengan muka
yang pas-pasan, itu sangat sulit. Maksudku, teman dalam arti sebenarnya.
#11. Di kasih harapan-harapan palsu dari perusahaan, itu
sudah wajar. Jangan mengeluh, dan patah semangat. Sudah seperti trade mark-nya
perusahan di Jakarta. Masih untung “perusahaan” memberitahu kalau kamu tidak
lolos, atau berakhir menunggu panggilan yang tak akan kunjung dating.
#12. Menyerah berarti mati.
#13. Mulai dari si Beauty and si Beast, ngumpul disini. Berbagai
macam bentuk orang, akan kalian jumpai. Jadi, jangan ngerasa paling jelek di Jakarta.
Hanya membuatmu semakin tak terlihat.
#14. Waktu adalah uang. Benar banget, kalian bisa lihat
ketika waktu mulai berjalan memulai hari, mereka terlihat “buru-buru”.
#15. Perfomance itu penting, sangat tidak adil tidak di
terima kerja gara-gara ada keloid yang gak ada 5 cm, berada di lengan yang
tertutup baju. Itu menyebalkan.
#16. Kamu akan lupa, rasa masakan rumahan yang enak.
#17. Simpan gengsimu di brangkas, dan tinggalkan jauh-jauh. Gengsi
berate mati.
#18. Bermimpilah, selagi kamu bisa. Jakarta banyak pemimpi
yang berakhir dengan putus asa. Jangan pernah menjadi salah satunya. Kembali ke
#12.
#19. Berangkat kerja itu, pake sandal, dan kaos oblong. Atau
kusut sampai kantor. Harus punya tas besar.
#20. Gak usah kaget, kalao lihat cowok yang ngalahin cewek
dandannya, atau kemayunya.
uhuyy,, mas abii.. hahaha
BalasHapus